August 10, 2022 By crosswave.net 0

Sejarah & Makna Nasi Tumpeng Sebagai Sajian Khas 17 Agustus

Sejarah & Makna Nasi Tumpeng Sebagai Sajian Khas 17 Agustus

Hari kemerdekaan RI yang dirayakan setiap tanggal 17 Agustus kerap sama juga bersama kehadiran nasi tumpeng. Nasi tumpeng tentunya memiliki peristiwa dan arti tersendiri bagi masyarakat Indonesia. Awalnya, nasi tumpeng merupakan sebuah simbol mandala atau persembahan. Bentuknya yang kerucut disimbolkan sebagai Gunung Semeru. Dalam ajaran Buddha Varjrayana diartikan sebagai gunung emas yang merupakan pusat dari dunia, demikianlah ditulis website Budaya Indonesia.

Tumpeng ini erat kaitannya bersama kondisi alam Indonesia yang dipenuhi gunung berapi. Meski begitu, dari pernah hingga selagi ini kehadiran nasi tumpeng memiliki arti yang serupa yaitu perwujudan rasa syukur terhadap Tuhan Yang Maha Kuasa. Dr. Ari Prasetyo, dosen Sastra Jawa UI, mengungkap bahwa tidak cuman menarik dan nikmat, tumpeng sarat arti filosofis yang indah, yaitu sebagai wujud representasi interaksi pada Tuhan bersama manusia dan manusia bersama sesamanya. Selain itu, secara etimologi didalam masyarakat Jawa, kata ‘tumpeng’ merupakan akronim dari arti yen metu mesti mempeng, yang artinya “ketika muncul mesti serius semangat Nasi Tumpeng di Ciputat .”

Sejarah Nasi Liwet Solo: Makanan Jawa Penolak Bala “Mungkin maksudnya adalah manusia saat terlahir mesti menjalani kehidupan di jalur Tuhan bersama semangat, yakin, fokus, tidak gampang putus asa. Begitu pula didalam proses itu semua, percayalah bahwa Tuhan ada bersama kita,” kata Dr. Ari, sebagaimana dikutip dari website Sahabat Nestle. Dalam penyajiannya, nasi berwujud kerucut itu ditata diatas tampah yang beralaskan daun pisang. Biasanya, nasi tumpeng disediakan bersama dikelilingi lauk-pauk berjumlah

7 macam. Dimana angka 7 didalam bhs Jawa artinya pitu, artinya pitulungan (pertolongan). Bukan cuma sebatas sebagai hidangan, penyajian nasi tumpeng beserta lauk pelengkapnya terhitung memiliki filosofi dan arti tersendiri. Berikut ini arti dari setiap lauk pauk yang ada didalam hidangan nasi tumpeng.

1. Nasi Identik bersama nasi kuning, namun terhadap awalannya tumpeng dibuat bersama nasi putih. Meskipun begitu, selagi ini tumpeng udah memiliki variasi spesifik baik itu nasi uduk, nasi kuning, nasi putih ataupun nasi merah. Dahulu, tumpeng bersama nasi putih melembangkan suatu hal yang kami makan mesti berasal dari sumber yang bersih dan halal. 2. Ayam Biasanya, didalam tumpeng digunakan olahan dari ayam jantan atau ayam jago. Hal ini membawa arti untuk menjauhi sifat-sifat buruk ayam jago, layaknya sombong, congkak, selamanya menyela saat berbicara, dan selamanya terasa benar sendiri. Ayam didalam hidangan tumpeng ini biasanya didalam wujud ayam goreng atau ayam ingkung.

3. Ikan Dahulu, didalam setiap hidangan tumpeng selamanya ditambah bersama ikan lele. Tetapi kini biasanya orang pilih style ikan lain sebagai lauk nasi tumpeng. Ikan lele sendiri memiliki arti ketabahan dan keuletan didalam hidup, gara-gara ikan lele sanggup bertahan hidup di air yang tidak mengalir dan di dasar sungai. 4. Ikan Teri Ikan teri terhitung biasanya disediakan didalam hidangan nasi tumpeng. Ikan teri memiliki arti kebersamaan dan kerukunan, gara-gara hidupnya selamanya bergerombol di didalam laut. Baca juga: Sejarah Ikan Asin Sudah Ada Sejak Zaman Mataram Kuno

5. Telur Telur terhitung merupakan salah satu lauk yang mesti ada di hidangan nasi tumpeng. Telur yang biasanya digunakan adalah telur rebus yang dipindang dan disediakan utuh bersama kulitnya. Kehadiran telur ini jadi simbol setiap manusia diciptakan bersama fitrah yang sama. Selain itu, penyajiannya bersama kulit selanjutnya melambangkan bahwa seluruh tindakan mesti direncanakan lebih-lebih dahulu (dikupas), ditunaikan sesuai rancangan dan dievaluasi untuk meraih hasil yang sempurna.

6. Sayur Urab Sayur urab jadi pelengkap lainnya didalam hidangan ini yang biasanya terdiri dari kangkung, bayam, kacang panjang, taoge, bersama bumbu urab yang terbuat dari sambal parutan kelapa.

Kehadiran sayuran ini memiliki bervariasi makna, yaitu kangkung artinya jinangkung yang artinya melindungi. Bayam sanggup diartikan bersama ayem tentrem. Taoge atau kecambah artinya tumbuh. Kacang panjang sanggup diartikan bersama kesimpulan yang jauh ke depan. Baca juga: Sejarah Gudeg: Makanan Raja-Raja & Rakyat Pekerja Bawang merah yang artinya hidup mesti mempertimbangkan segala suatu hal bersama masak baik buruknya dan bumbu urap artinya urip atau hidup atau sanggup menghidupi keluarga.

7. Cabai Merah Cabai merah biasanya digunakan sebagai penghias berwujud kelopak didalam hidangan tumpeng. Tak cuma sebagai penghias, cabai merah ini memiliki arti sebagai api yang memberi tambahan penerangan yang berfaedah bagi orang lain.